Wednesday, January 4, 2017

Proolog 3: Sejarah Pertempuran Manusia vs Elves vs Orc, Manusia Langit vs Naga, Raksasa vs Ogre.

Penggunaan senjata elemen sangat pesat, penelitian terus dikembangkan, Ras Ogre bahkan sudah mampu membuat teknologi satelit yang dapat mengeluarkan elemen untuk mengisalasi daerah mereka dari ras Raksasa, Ras Ogre memiliki kemampuan berupa kecerdasan tingkat tinggi dan solidaritas seperti Orc sedangkan Raksasa memiliki kekuatan daya tahan tubuh yang sangat besar, bahkan ketika ras Ogre mampu menciptakan bom hidrogen sekalipun, masih tidak mampu menghentikan kemampuan adaptasi mereka, oleh karena itulah ketika kekuatan elemen mulai muncul mereka sangat antusias dengan kekuatan baru itu, mereka membuat satelit yang mengitari wilayah mereka di kutub selatan Nevemarth, memberikan kemampuan satelit itu kekuatan elemen Es yang mereka masukkan pada sinyal yang dikeluarkan oleh satelit, sehingga dapat melindungi daerah mereka dengan tembok-tembok es raksasa dari serangan ras raksasa, namun tak berhenti disitu saja, Ras raksasa yang merasa telah menempati daerah kutub itu lebih dulu terus menerus  berusaha melewati tembok es itu, tak dapat diperkirakan sudah berapa korban berjatuhan dikedua pihak, sudah menjadi pengetahuan umum apabila disekitar tembok-tembok raksasa itu terdapat mayat yang masih utuh karena udara dinginnya, bukan dari Raksasa saja, banyak mayat tentara Ogre berada disitu, sekilas pertempuran antara kekuatan melawan kecerdasan ini seakan tak pernah usai.

sementara itu di negeri diatas awan, tempat kerajaan dan negara-negara manusia langit berada, juga terjadi perselisihan dengan penghuni laut, yaitu Ras Naga, pertempuran antara keduanya memang tak seperti yang lain, apabila Raksasa dan Ogre bertempur karena perebutan wilayah, Manusia, Orc, dan Elves yang berselisih karena menuruti sifat asli mereka, beda dengan pertempuran Manusia langit vs Naga, mereka berperang untuk membela siapa yang diciptakan lebih baik diantara mereka, Manusia Langit merasa apa yang berada di bawah itu ras rendahan yang hidup dengan segala cara, sedangkan Naga berpikiran merekalah yang lebih baik dari segalanya yang diatas, mereka dapat bertahan di tempat yang paling dalam sekalipun di Nevemarth, oleh karena itulah kedua ras ini tak ragu untuk mengahncurkan ras lainnya selain lawan abadi mereka sekalipun, karena mereka merasa yang paling istimewa diantara yang lainnya.

masalah-masalah itulah yang sampai dipikirkan oleh Guardian Nevas, suatu hari Nevas pergi menemui Guardian Lamont.

Guardian Nevas: Lamont, apakah kamu pernah memikirkan agar Nevemarth ini hidup dalam perdamaian?

Guardian Lamont: Perdamaian? untuk mereka? perdamaian hanya akan tercapai apabila salah satu dari merekalah yang menguasai Nevemarth, semua ras akan tunduk pada ras satunya apabila telah benar-benar hancur. meskipun aku memikirkan hal itu, tetapi, mengapus beberapa ras dari peradaban imi bukanlah perdamaian, biarlah mereka tetap seperti itu, tak ada sangkutannya dengan kita selain apa yang akan terjadi pada Nevemarth.

Guardian Nevas: tetapi, Lamont, salahkah aku jika aku bertindak untuk mereka dimasa depan?

Guardian Lamont: kesalahan dan tidaknya itu semua bergantung pada bagaimana caramu melihatnya, apakah itu merupakan kesalahan atau bkan, hanya kamu yang dapat menilainya, aku tak berhak untuk menilai hasil dari bagaimana tindakanmu.

Guardian Nevas: baiklah jika begitu, akan kulakukan apa yang ku kira itu adalah sesuatu yang benar itu.

Guardian Lamont: lakukanlah! aku ada dibalik setiap langkahmu Nevas!

Guardian Nevas: terimakasih Lamont, aku akan melakukan memberikan kekuatan pada dua Ras, bukan mereka ketujuh Ras! Ryou dan Dragon, aku akan bersama mereka.

Guardian Lamont: aku dibalik langkahmu Nevas!

jadi apa ang sebenarnya dilakukan oleh Nevas adalah apa yang dianggap olehnya suatu yang benar, keputusannya sebagai salah satu guardian telah diambilnya.

No comments:

Post a Comment